Stabilizer Listrik

Fungsi Stabilizer Listrik atau AVR – Automatic Voltage Regulator pada instalasi listrik adalah untuk menstabilkan tegangan arus listrik yang tidak konstan atau tidak stabil, yang selalu berubah-ubah turun naik secara otomatis. Pada sebahagian besar instalasi tegangan arus listrik terjadi tidak konstan atau tidak stabil, kita tidak membahas apa penyebabnya karena banyak faktor yang menyebabkan hal ini terjadi, yang akan kita bahas adalah mengenai manfaat atau kegunaan dari Stabilizer Listrik atau AVR – Automatic Voltage Regulator atau Stavol.

Banyak orang awam yang tidak mengerti mengenai kelistrikan kadang tidak mengetahui apa sebenarnya masalah yang terjadi pada perangkat elektrik atau elektronik mereka sehingga tidak bekerja secara normal atau tidak maksimal, seakan-akan seperti rusak bahkan sering mendadak rusak, seperti pada Airconditioning ( AC ), Lampu sering putus, Pompa Air, mesin cuci dll.

Tentang Stabilizer Listrik

Ada baiknya kita mengetahui sedikit tentang tegangan arus listrik pada instalasi ditempat kita, Instalasi listrik terdiri dari 2 macam yaitu instalasi 1 phase dan instalasi 3 phase, Untuk instalasi listrik 1 Phase adalah 220 V dan untuk instalasi listrik 3 phase adalah 380 V. Jika kurang dari itu maka disebut tegangan listrik tidak stabil dan kemungkinan terbesar kegagalan sistim pada peralatan elektrik atau electronik anda adalah masalah tegangan arus listrik yang kurang dari semestinya ( tidak stabil ).

Oleh sebab itu diperlukannya Stabilizer Listrik atau Voltage Stabilizer atau yang umum disebut AVR – Automatic Voltage Regulator atau Stavol untuk menjaga tegangan arus listrik agar selalu stabil atau konstan secara otomatis.

Stabilizer Matsuyama adalah Automatic Voltage Regulator ( AVR ) yang handal dalam mengatasi masalah tegangan listrik karena dirancang dengan System Servo Motor yang cepat dalam mendeteksi perubahan tegangan yang mendadak dan distabilkan kembali dalam waktu kurang dari 1 detik, selain itu Stabilizer Matsuyama juga dilengkapi dengan :

  1. Digital Display informatif yang berfungsi untuk menampilkan hasil laporan kerja stabilizer listrik sehingga memudahkan pemakainya dalam melihat Input Voltage dari PLN, Output Voltage yang sudah distabilkan serta beban pemakaian yang berjalan.
  2. Auto Wind Back System yaitu suatu sistem yang dapat mencegah kegagalan start pada waktu aliran listrik kembali mengalir setelah pemadaman aliran listrik dari PLN, kegagalan start ( MCB Trip ) sering terjadi pada stabilizer listrik pada umumnya yang tidak memiliki sistem ini.

Jika ingin mengirimkan pertanyaan tertulis silahkan mengisi form disini